“KUTUNGGU KAU PUTUS”
PING!!! Itu lah
kata pertama untuk mengawali kisahku kali ini. kenalkan namaku Junichi Andy,
panggil saja Andy dan aku sekolah di SMK ternama di Kota Cilegon jurusan Teknik
Elektronika Industri. Tiap hari terasa monoton tidak ada yang spesial, yang
membedakan hanya sekarang sudah kelas 3 dan tinggal beberapa bulan lagi sudah
mau Ujian Kompetensi. Kerja atau kuliah?? Itu lah yang bikin aku bingung, orang
tua sih mendukung saja pilihan yang ku ambil, untuk sekarang sih aku gak mau
memikirkannya.
Pernah
gak sih kalian menyukai pacar sahabat lo sendiri, itu lah yang sekarang ku
alami. Sebenarnya sih aku dulu yang kenal, dari kata “PING!” di BBM itu lah aku
bisa kenal sama dia, tapi cuma kenal sebatas tau nama sama alamat rumahnya saja
dan itu juga aku chatting sama dia cuma beberapa minggu doang. Setelah tau
sahabat gw punya pacar namanya Yoni, aku kaget dong, karena bagi ku nama itu
tidak asing lagi, saking penasarannya, aku tanya dan ternyata memang cewek itu
yang dulu ku kenal.
Daffi,
itu lah nama sahabatku yang sekarang jadi pacarnya Yoni. Dia selalu curhat kalo
dia lagi ada masalah sama pacarnya, bisa dibilang aku lah yang tau perjalanan
cintanya. Setelah sekian lama tidak chatting dengan si yoni, akhirnya aku
menemukan sosmednya dan juga mendapatkan nomor teleponnya. Dia juga selalu
curhat kalo dia lagi ada masalah, aku belum pernah main bareng sama si Yoni
karena gw selalu gugup kalo bertemu orang yang ku suka. Makannya selama ini aku
cuma berani berbicara sama dia cuma lewat chat.
“Textrovert”
adalah orang yang lebih nyaman dan percaya diri jika berbicara lewat chat atau
sms, untuk mengobrol langsung dia menjadi gugup dan cenderung pendiam. Kalian
percaya gak kalau aku belum pernah pacaran sama sekali?, sebagian teman-temanku
percaya dan sebagian tidak percaya.
Orang sepertiku ini bisa disebut “Quirkyalone”, yaitu sebutan untuk mereka yang
menikmati masa-masa tidak berpacaran, dan cenderung berpikir bahwa pacaran
bukanlah sebuah keharusan. Maka dari itu kalau aku mau mulai berpacaran harus
berpikir dua kali dan memikirkan resikonya, uang saja masih minta dari orang
tua. Balik lagi ke kehidupan cintaku, semakin lama aku semakin dekat dengan
Yoni tapi tanpa sepengetahuan Daffi, kalau dia tau urusannya bakal rumit, pasti
Yoni gak boleh menghubungiku lagi. Kejadian seperti itu sudah pernah terjadi,
tapi aku sudah terbiasa.
Kalau
sehari tidak chat sama dia, rasanya seperti ada yang kurang. Pernah sekali aku
menyatakan perasaannya ke dia, dia sih ngeresponnya baik tapi ku pikir dia kan
masih punya orang lain, aku gak mau merusak hubungannya dengan Dafii. Kupikir
mungkin suatu saat nanti aku bisa memilikinya, dia berkata “jalanin aja, siapa
tau Andy bisa milik Yoni atau masih bertahan sama Daffi dan mungkin saja dia
milik orang lain selain aku dan Daffi, dia gak mau persahabatan aku sama Daffi
rusak cuma gara-gara satu cewek. Setelah kejadian itu Yoni tidak chat aku lagi,
entah dia gak ada pulsa atau sedang sibuk aku gak tau. Seperti hari ini aku
sedang tidak chatting dengan si Yoni, karena dia takut ketahuan oleh bapaknya
entah aku juga tidak tau kenapa bisa begini, dia tidak mau cerita. Katanya biar
dia aja yang chat duluan, tapi sampai saat ini dia gak pernah chat aku lagi, sebernanya
sih mau aku coba biar aku yang sms duluan, tapi aku takut ketahuan bapaknya dan
kadang-kadang nomornya tidak aktif. Keesokan harinya, aku lihat Daffi sedang
chat dengan si Yoni dalam benakku “itu kok nomornya aktif, kenapa pas aku sms
tidak pernah masuk??”.
Semua
ini terasa tidak masuk akal, apakah dia tidak mau chat dengan aku lagi, apa dia
marah gara-gara aku atau karena sebab yang lainnya, cuma dia dan Allah yang
tau. Apakah aku bakal chat dengan si Yoni lagi atau tidak, itu cuma masalah
waktu. Yang penting, aku ingin tau kabarnya si Yoni. Pasti kalian bertanya
kenapa tidak tanya saja sama Daffi? Bukannya tidak mau, tapi kalau aku tanya
sama dia pasti dia akan curiga kalau aku ada rasa sama Yoni. Tunggu saja
kedepannya...bye...

Komentar
Posting Komentar